BOALEMO, HARIANPOST.ID- Setelah meninjau fasilitas pendidikan di SMPN 3 Mananggu, Bupati Boalemo Rum Pagau juga meninjau Bangunan laboratorium komputer di SMP Negeri 10 dan SMP Negeri 12 Paguyaman.
Sebelumnya, Rum Pagau menerima laporan bahwa bangunan di dua sekolah ini mengalami kerusakan, sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh siswa dalam menunjang proses pembelajaran.
Menindaklanjuti laporan itu, Rum Pagau langsung mengambil langkah cepat memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo untuk segera melakukan pemanggilan terhadap pihak kontraktor yang mengerjakan bangunan sekolah itu.
“Bangunan ini dibuat untuk kepentingan pendidikan anak-anak, bukan untuk dikerjakan asal-asalan. Kontraktor harus bertanggung jawab atas pekerjaan yang tidak sesuai,” tegas Rum Pagau kepada awak media, Selasa, 6 Januari 2026.
Kerusakan yang terjadi pada bangunan laboratorium komputer tersebut dinilai sangat merugikan. Fasilitas yang seharusnya mendukung pembelajaran berbasis teknologi justru tidak dapat digunakan oleh siswa.
Panglima pembangunan Boalemo ini pun berharap kasus ini menjadi pembelajaran serius bagi seluruh kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah, khususnya di sektor pendidikan.
“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Ini harus menjadi pelajaran bagi kontraktor lainnya agar bekerja sesuai aturan dan spesifikasi,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo sendiri kata Rum tidak akan mentolerir pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan mengabaikan kualitas itu. Apalagi pembangunan laboratorium komputer tersebut menelan anggaran sekitar 1 miliar lebih, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023.








