Forkopimda Pohuwato Akan Tertibkan Aktivitas PETI Dengan Cara Humanis

POHUWATO,HARIANPOST.ID-Forkopimda Pohuwato pastikan operasi penertiban Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor), Jum’at, 2 Januari 2026, di Mapolres Pohuwato.

Rapat Koordinasi ini dihadiri Kapolres Pohuwato, Bupati Pohuwato, Dandim 1313 Pohuwato, Ketua DPRD Pohuwato, Kepala Kejaksaan Negeri Pohuwato, Ketua Pengadilan Negeri, KPH wilayah III, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, dan Kepala Satpol PP Pohuwato.

Usai rakor, Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa seluruh Forkopimda memiliki pandangan yang sama terkait rencana penertiban kegiatan PETI yang kian masif di Kabupaten Pohuwato itu.

“Semuanya satu suara, kita saling mendukung, kita saling menguatkan, yang intinya penertibannya kita awali dari tindakan yang humanis,”ujar AKBP Busroni.

Sebagai tindakan awal, Forkopimda akan memberi imbauan terlebih dahulu terhadap masyarakat penambang. Bila imbauan ini tidak diindahkan, maka Forkopimda akan mengambil langkah tegas. Seiring dengan hal itu, Busroni bilang, dalam waktu dekat Forkopimda akan menyiapkan personil, baik dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan DPRD,serta BKSDA.

Busroni sendiri menyadari bahwa operasi penertiban ini pastinya akan memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, ia menegaskan tujuan dari penertiban ini adalah untuk kebaikan bersama.

” Pastinya pro dan kontra itu ada, yang mendapatkan manfaat dan mudharat itu juga pasti ada. Dan nanti kita berikan kesadaran kepada masyarakat  bahwa apa yang kita lakukan ini adalah untuk kebaikan bersama,”ucapnya.

Di tempat sama, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga menegaskan, operasi penertiban kegiatan PETI di Pohuwato akan dilakukan dengan cara – cara humanis.

“Dalam kesimpulan rakor tadi, kegiatan penertiban ini akan dilakukan dengan cara humanis,”terang Bupati didampingi Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento.