POHUWATO, HARIANPOST.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pohuwato pada Rabu, 25 Februari 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Beni Nento, didampingi Wakil Ketua Hamdi Alamri dan Delpan Yanjo. Turut hadir dalam agenda khidmat ini, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Wakil Bupati Iwan Adam, Pj. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Anggota DPD RI Syarif Mbuinga, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Beni Nento menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa peringatan ini memiliki landasan konstitusional yang kuat.
“Hari ini kita bersama-sama memperingati HUT ke-23 Kabupaten Pohuwato. Hal ini sesuai dengan mandat UU Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Pohuwato, serta Perda Nomor 01 Tahun 2011 tentang Hari Jadi Kabupaten Pohuwato yang menetapkan tanggal 25 Februari sebagai hari lahir daerah ini,” ujar Beni.
Bagi Beni, momentum ini merupakan ruang refleksi atas harapan dan impian masyarakat untuk masa depan daerah. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersyukur atas eksistensi Pohuwato yang terus berkembang.
“Harapan kita, Pohuwato ke depan semakin sehat, maju, dan sejahtera,” tambahnya.
Lebih lanjut, Beni menekankan bahwa usia ke-23 adalah momentum krusial untuk memacu pembangunan. Ia secara khusus memberikan penghormatan kepada para perintis kabupaten.
“Atas nama pimpinan, anggota dewan, dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada generasi muda, mahasiswa, serta tokoh pejuang yang telah mendedikasikan pikiran maupun materi hingga lahirnya Kabupaten Pohuwato,” ungkapnya penuh apresiasi.
Peringatan HUT kali ini juga bertepatan dengan satu tahun masa kepemimpinan Bupati Saipul A. Mbuinga dan Wakil Bupati Iwan S. Adam (Pasangan SIAP). DPRD pun memberikan apresiasi tinggi atas kinerja pemerintah daerah yang dinilai sukses menekan angka stunting dan kemiskinan, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di Bumi Panua.












