POHUWATO,HARIANPOST.ID- Mulai tahun depan, warga di 15 desa binaan BJA Group akan menerima bantuan beasiswa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur BJA Group, Zunaidi dalam family gathering dan perayaan penanaman 20 juta pohon gamal, Sabtu, 22 November 2025, di Lapangan Proklamasi, Kecamatan Popayato.
BJA Group, perusahaan bioenergi yang menaungi tiga perusahaan, PT. Inti Global Laksana (IGL), PT. Banyan Tumbuh Lestari ( BTL) dan PT. Biomassa Jaya Abadi ( BJA ) memiliki komitmen kuat, kehadirannya di Pohuwato tidak hanya untuk berinvestasi, tetapi juga ingin memberikan manfaat kepada masyarakat.
Program beasiswa ini jadi salah satu wujud komitmen BJA Group untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Zunaidi bilang, beasiswa tersebut akan disalurkan awal Januari 2026.
“Beasiswa ini akan kami berikan ke warga di 15 desa binaan. Satu desa binaan itu akan kami berikan kepada enam anak untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), kemudian SMP tiga anak, SMA itu tiga anak dan Perguruan Tinggi itu satu anak,” terang Zunaidi.
Agar program beasiswa itu tepat sasaran, BJA Group pun melibatkan pemerintah desa dengan meminta data warga yang layak untuk mendapatkan bantuan beasiswa dari BJA Group. Data itu kata dia, paling lambat diterima 15 Desember 2025.
“Paling lambat data itu kami terima tanggal 15 Desember 2025. Sehingga nanti di awal Januari, kami akan salurkan bantuan ke siswa yang menerima,” kata Zunaidi.
Untuk diketahui, BJA Group adalah perusahaan energi terbarukan yang memproduksi pelet kayu berkelanjutan. Perusahaan ini memproduksi wood pellet yang diklaim sebagai bahan alternatif ramah lingkungan untuk pembangkit listrik dengan memanfaatkan biomassa kayu berkelanjutan.
Dalam kegiatan investasinya di Pohuwato, BJA Group turut membantu Pemerintah dalam menyerap tenaga kerja. Hingga September 2025, BJA Group telah memiliki 1.501 tenaga kerja, dengan komposisi 72 persen tenaga kerja lokal Pohuwato dan 13 persen tenaga kerja lokal Gorontalo non Pohuwato dan 15 persen tenaga kerja luar Provinsi Gorontalo. (ADV)








