BOALEMO,HARIANPOST.ID-Belum genap dua tahun sejak dibangun, kondisi bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Mananggu, Kabupaten Boalemo, sudah mengalami kerusakan parah.
Bahkan plafon bangunan itu runtuh dan nyaris menimpa siswa serta guru yang tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan lingkungan sekolah dan kualitas pekerjaan pembangunan gedung tersebut.
Kondisi SMP Negeri 3 Mananggu yang menunjukan kerusakan, padahal bsru dibangun itu membuat Bupati Boalemo, Rum Pagau geram. Sebab Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
“Ini sangat berbahaya. Plafon bisa jatuh kapan saja dan hampir menimpa siswa serta guru. Bangunan ini baru, belum dua tahun dipakai, tapi sudah seperti ini. Ini tidak bisa ditolerir,” kata Rum Pagau saat meninjau langsung kondisi tiga bangunan, yakni laboratorium komputer, laboratorium IPA, dan ruang perpustakaan di SMP Negeri 3 Mananggu, Senin 5 Januari 2025.
Selain kerusakan fisik bangunan, dirinya juga menyoroti kondisi sekolah yang dinilai tidak sesuai spesifikasi dan tidak mendukung proses pembelajaran. Menurutnya, fasilitas pendidikan seharusnya dibangun dengan standar yang baik, aman dan nyaman, baik dari sisi bangunan maupun kelengkapan fasilitasnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Rum Pagau langsung memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo untuk segera memanggil pihak kontraktor yang bertanggung jawab atas pekerjaan pembangunan gedung tersebut.
Rum Pagau menegaskan kontraktor harus bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi.
“Ini uang negara dan menyangkut keselamatan anak-anak kita. Kontraktor tidak boleh lepas tangan. Harus ada pertanggungjawaban atas pekerjaan yang sudah dikerjakan,” tegasnya yang meminta agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas konstruksi, mulai dari bahan bangunan, metode pengerjaan, hingga kesesuaian dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dirinya menegaskan, jika ditemukan pelanggaran, pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku.
Terakhir, Rum Pagau menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk memastikan seluruh sarana pendidikan aman, layak, dan memberikan rasa nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik dalam menjalankan proses belajar mengajar.








