Pemkab Bonebolango

Ismet Mile Minta Pengendalian Penyakit di Bone Bolango Jadi Perhatian Serius

×

Ismet Mile Minta Pengendalian Penyakit di Bone Bolango Jadi Perhatian Serius

Sebarkan artikel ini
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile membuka egenda Koordinasi Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Tingkat Kabupaten Bone Bolango. (Foto Istimewa)
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile membuka egenda Koordinasi Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Tingkat Kabupaten Bone Bolango. (Foto Istimewa)

​BONEBOL, HARIANPOST.ID- Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah dan mendongkrak kualitas hidup. Di tengah ancaman penyakit menular maupun tidak menular, langkah pencegahan kini dituntut untuk lebih terpadu.

​Hal tersebut ditegaskan Ismet saat membuka agenda Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Tingkat Kabupaten Bone Bolango Tahun 2026 di Hotel Amaris, Kota Gorontalo, Rabu (15/7/2026).

​Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka kesakitan secara terarah dan tepat sasaran. Melalui laporan panitia, agenda ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus merumuskan rencana aksi konkret dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.

​​Dalam arahannya, Bupati Ismet Mile membeberkan sejumlah tantangan kesehatan yang masih membayangi wilayah Bone Bolango. Beberapa penyakit yang dinilai butuh penanganan serius di antaranya
​Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), ​Diare akut dan Demam Tifoid,​Pneumonia dan Malaria ​Demam Berdarah Dengue (DBD)
​Rabies serta penyakit menular lainnya.

​Ismet mengingatkan bahwa urusan kesehatan tidak bisa melulu dibebankan kepada Dinas Kesehatan semata. Peran OPD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga kesadaran masyarakat menjadi penentu keberhasilan di lapangan.

​“Sinergi lintas sektor harus terus diperkuat. Setiap pihak harus memahami dan menjalankan tugas serta fungsinya agar upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dapat dilakukan secara maksimal,” tegas Ismet.

​​Tak hanya urusan koordinasi, Bupati Bone Bolango juga menyoroti pentingnya pos anggaran yang memadai. Ia meminta alokasi dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk program pengendalian penyakit diplot secara optimal sesuai skala prioritas.

​Jika anggaran tahun ini masih terbatas, Ismet menginstruksikan jajarannya untuk mematangkan perencanaan program di tahun anggaran berikutnya secara lebih matang. Hal ini krusial agar program pencegahan bisa berjalan berkelanjutan.