EkonomiEksekutifPemkab Pohuwato

Tahun Pertama Pemerintahan SIAP, Pertumbuhan Ekonomi Pohuwato Lampaui Target Proyeksi

×

Tahun Pertama Pemerintahan SIAP, Pertumbuhan Ekonomi Pohuwato Lampaui Target Proyeksi

Sebarkan artikel ini
Bupati Saipul Mbuinga dan Wakil Bupati Iwan Adam Dalam Momen Pengambilan Nomor Urut, pada Pilkada tahun 2024 (Doc. Harianpost.id)
Bupati Saipul Mbuinga dan Wakil Bupati Iwan Adam Dalam Momen Pengambilan Nomor Urut, pada Pilkada tahun 2024 (Doc. Harianpost.id)

POHUWATO,HARIANPOST.ID– Ekonomi Pohuwato tahun 2025 menunjukan tren  pertumbuhan yang baik, yakni mencapai 7,50 persen. Dibanding tahun 2024 di angka 4,04 persen, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan.

Laju pertumbuhan ekonomi Pohuwato ini menimbulkan pertanyaan penting, apakah pertumbuhan ekonomi ini adalah dampak program pemerintahan Saipul Mbuinga – Iwan Adam ?

Menjawab pertanyaan itu, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPPEDA) Kabupaten Pohuwato menyebut bahwa peningkatan ekonomi Pohuwato disebabkan oleh sejumlah faktor. Termasuk oleh intervensi pemerintah daerah lewat kolaborasi bersama beberapa perusahaan yang berinvestasi di Pohuwato.

“Termasuk juga peran dari masyarakat yang secara mandiri. Ini dapat dilihat dari peningkatan UMKM yang ada di Pohuwato. Bahkan di beberapa kawasan seperti di Blok plan dan Pariwisata Pohon Cinta, itu UMKM tumbuh pesat,”ungkap Kepala Bapppeda, Rustam Melleng melalui Sekretaris, Jumadi Giono saat ditemui Harianpost.id, Senin, 6 April 2026, di Kantor Bapppeda Pohuwato.

Meskipun menyebut aktivitas UMKM Pohuwato tumbuh, namun Bapppeda Pohuwato tidak merinci berapa besar pertumbuhan UMKM Pohuwato tahun 2025, dan berapa persen sektor ini memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Pohuwato.

Faktor lain, seperti peningkatan pendidikan masyarakat juga disebut menjadi faktor yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Pohuwato. Dengan pendidikan potensial yang dimiliki, masyarakat Pohuwato disebut bisa menempati posisi sektoral dalam perusahaan- perusahan yang berinvestasi di Pohuwato. Pendidikan potensial memiliki peran penting dalam memutus rantai pengangguran, sehingga ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi Pohuwato.

Bapppeda Pohuwato juga menyebut laju pertumbuhan ekonomi Pohuwato tahun 2025 disebabkan oleh faktor nilai produk yang harganya meningkat.

“Terutama di produk untuk komiditi unggulan seperti jagung itu kenaikannya cukup signifikan dibanding tahun – tahun kemarin hanya berkisar Rp4 ribu oleh perusahaan, saat ini berkisar diharga Rp5 ribu sampai Rp6 ribu,”ujar Jumadi Giono.

Selain di sektor Pertanian, sektor pertambangan juga menjadi faktor menyumbang pertumbuhan ekonomi di Pohuwato. Dalam realitas yang dipotret BPS Pohuwato, terjadi pergesaran ekonomi dari pertanian ke pertambangan. Dengan alasan, di sektor pertanian, sejumlah petani  mengaku kerap diperhadapkan dengan ketidakpastian akan hasil yang disebabkan oleh faktor iklim.

Menjawab persoalan ini, Bapppeda mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas Pertanian tetap akan melakukan pengawalan, dalam rangka memastikan suksesi program ketahanan pangan di Pohuwato ke depan. Sedangkan di sektor pertambangan, pemerintah daerah disampaikan akan melakukan pengawalan percepatan legalitas pertambangan.

“Namun yang jelas karena Pohuwato ini sektor unggulannya adalah pertanian, maka pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian, melalui program pemerintah daerah,”kata Jumadi.

Dengan intervensi program di sektor pertanian, Bapppeda meyakini pergeseran ekonomi dari pertanian ke pertambangan tersebut hanya akan bersifat sementara. Penyebab pergesaran ekonomi ini juga disebut akibat kurang efektifnya program di sektor pertanian, yang merupakan dampak dari kondisi keuangan daerah yang terbatas.

“Olehnya, sebagian masyarakat pertanian itu bergeser ke pertambangan yang memang sifatnya sementara,”ungkapnya.

Pertumbuhan ekonomi Pohuwato tahun 2025 yang dipotret BPS Pohuwato, juga mendapat sumbangsih dari kategori konstruksi yang menyumbang 15,95 persen. Namun BPS menyebut ada tantangan yang dihadapi dalam memotret data di sektor ini. Di mana, sering terjadi, secara administratif alamat perusahaan ada di Pohuwato, namun pemilik atau pengelola jasa konstruksi berada di luar daerah.

Terkait hal itu, Bapppeda mengatakan bahwa banyaknya penyedia jasa konstruksi dari luar Pohuwato disebabkan oleh Pohuwato masih memiliki kekurangan kompetensi di sektor konstruksi. Sehingga ke depan pemerintah daerah telah memikirkan, melalui Dinas PU akan menggelar sertifikasi konstruksi.

Untuk mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi ini, pemerintah daerah optimis sektor unggulan Pohuwato  akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, paradigma pergesaran ekonomi ke sektor tambang dan mempercepat legalitas pertambangan rakyat juga menjadi fokus pemerintah Kabupaten Pohuwato ke depan.

Sebelumnya, akhir Maret 2026,  Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga melaporkan rapor kinerja tahun pertama pemerintahan Saipul Mbuinga – Iwan Adam (SIAP) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah kepada DPRD Pohuwato. Dalam rapor kinerja tahun pertama itu, pada misi kedua pemerintahan SIAP, yakni meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat dan Investasi daerah, Saipul menyampaikan bahwa Pada indikator kemiskinan, target yang ditetapkan sebesar 17 persen, sedangkan realisasinya mencapai 15,24 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan berhasil ditekan lebih rendah dari target yang direncanakan, dengan capaian kinerja sebesar 111,55 persen. indikator pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan kinerja yang sangat baik. Dari target 4,5 persen, realisasi yang dicapai sebesar 7,5 persen, sehingga capaian kinerjanya mencapai 166,67 persen,” ungkap Bupati Saipul Mbuinga.

Kondisi ini menurutnya, mencerminkan bahwa aktivitas perekonomian daerah berkembang lebih cepat dari yang diproyeksikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *