oleh

ESI Gorontalo Siapkan Atlet E-Sport Terbaik Untuk Berlaga di PON Papua

HARIANPOST (Gorontalo)– Di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021, E- Sport Indonesia (ESI) Gorontalo akan menampilkan atlet-atlet yang siap membawa juara untuk Provinsi Gorontalo.

Berbagai upaya pun mulai dilakukan. Bahkan ESI Gorontalo akan melaksanakan seleksi daerah (Selekda) bagi atlet E-sport yang akan mewakili Gorontalo pada PON nanti

” Saat ini kita telah mengumpulkan 12 tim E- Sport terbaik di Gorontalo.Sebut saja tim Droyd Esport, kakarlak Esport, Ravens Esport dan beberapa tim lainnya.Tim ini nantinya akan diseleksi untuk mewakili Gorontalo,” tutur Erick Bachtiar, Pengurus Esi Gorontalo, usai menggelar rapat persiapan Selekda, Ahad (22/08).

Selekda ini kata Erick dilaksanakan sesuai intruksi PB ESI Pusat untuk melaksanakan seleksi kepada tim-tim yang akan mewakili Gorontalo pada PON Papua.

“Pendaftaran Selekda sudah dimulai sejak 18 Agustus dan terakhir 28 Agustus. Dan pada 29 Agustus itu kita mulai seleksi,”terang Erick

Dirapat yang sama, Ketua ESI Kota Gorontalo Fachrudin F. Salilama juga menyampaikan bahwa rapat yang dilaksanakan ini untuk mendata tim E-sport, calon atlet di PON Papua 2021.Esi sendiri kata Fachrudin akan melakukan seleksi kepada tim-tim tersebut khususnya divisi free fire.

“Kita diminta  PB ESI untuk mendata tim dan atlet yang akan mengikuti seleksi daerah (SELEKDA) untuk menghadapi PON. Sementara Prapon ini sudah dari tahun kemarin diinformasikan. Hanya saja Epost Indonesia ini baru dibentuk. Apalagi tingkatan Kabupaten/Kota baru sebagian dilantik,”terang Fachrudin

Pada tahap seleksi ini jelas Fachrudin Salilama, ESI Gorontalo akan melakukan Seleksi khusus devisi free fire yang akan diikuti 12 tim terbaik Gorontalo.Satu tim terbaiklah yang akan dipilih mewakili Provinsi Gorontalo di pra PON Papua 2021 dan berusaha merebut satu tiket ke PON Papua.

“Banyak orang yang menyampaikan bahwa gamers mobile ini hanya merusak citra diri seseorang atau individual seseorang, tetapi dengan adanya skema kompetitif seperti ini bahwa game mobile sudah menjadi cabang olahraga, sehingganya berpeluang besar kepada teman-teman yang masih sekolah bisa menjadi atlet dan berprestasi di bidang gamers,” ucap Fachrudin (Fai).