oleh

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UNG Gelar Sosialisasi Pengolahan Sagu Menjadi Makanan Balita

GORONTALO-HARIANPOST.ID- Dalam upaya penurunan angka stunting, tim KKN-Tematik Desa Kayubulan melakukan kegiatan edukasi pencegahan stunting dengan fokus sasaran kegiatan meliputi ibu hamil dan anak-anak yang mengalami stunting.

Desa Kayubulan merupakan salah satu lokasi fokus (lokus) stunting yang menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Gorontalo. Dimana kegiatan sosialisasi yang dilakukan meliputi edukasi kepada masyarakat terhadap stunting, pemenuhan gizi spesifik dan sensitif, serta pengenalan produk olahan dari sagu.

Diketahui, kegiatan sosialisasi tersebut dibuka oleh kepala desa Kayubulan Bapak Zulkifly Vebriyadi Saleh dan dihadiri oleh aparat desa kayubulan serta dosen pembimbing lapangan (DPL) yakni Bapak DR. Citron S. Payu, S.Pd, M.Pd, Ibu Gamar Abdullah, S.Si, M.Pd, dan Bapak Dewa Gede Eka Setiawan, S.Pd, M.Sc.

Koordinator Desa Moch. Hafid Alfaroqi mengatakan kegiatan sosialisasi diawali dengan memberikan pemahaman serta edukasi terkait stunting kepada masyarakat.

“Selain melakukan edukasi mengenai stunting, Mahasiswa KKN Tematik UNG Desa Kayubulan juga melakukan pengenalan produk olahan Makanan Pendamping ASI dengan bahan dasar sagu guna memenuhi asupan gizi pada ibu hamil dan balita,” kata Koordinator Desa Moch. Hafid Alfaroqi.

Lanjutnya, produk yang kami perkenalkan berupa produk yang sudah jadi dan proses pembuatannya dalam bentuk video.

“Tujuan dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi pada ibu hamil dan balita dalam rangka mengatasi peningkatan angka stunting di Desa Kayubulan Kecamatan Batudaa Pantai,” ucap Koordinator Desa Moch. Hafid Alfaroqi.

Sebab berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Tematik UNG Desa Kayubulan, didapati bahwa masyarakat kurang memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi, sehingga mengakibatkan anak mengalami pertumbuhan yang agak lambat tidak seperti pertumbuhan anak pada umumnya.

“Harapannya dengan diadakannya kegiatan tersebut serta kolaborasi dan sinergi antara masyarakat desa kayubulan dan Mahasiswa KKN Tematik UNG dapat meningkatkan kesadaran akan pentinganya pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang serta memperhatikan faktor-faktor pertumbuhan serta perkembangan pada balita guna mengatasi peningkatan angka stunting di Desa Kayubulan” harap Koordinator Desa Moch. Hafid Alfaroqi.