oleh

Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Pantau TPA Talumelito

GORONTALO, HARIANPOST.ID- Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo memantau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Talumelito, Kecamatan Telaga, Jumat 28 Oktober 2022.

Di TPA Talumelito, Komisi III justru mendapati kondisi sampah yang  sudah rata dengan permukaan. Anggota Komisi III Erwin Ismail mengungkapkan volume sampah  di TPA ini datang dari tiga wilayah, yakni dari Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango yang mencapai rata-rata 120 Ton per harinya,

Anggota DPRD dari Partai Demokrat itu juga mengungkapkan  pembangunan sel Sampah baru TPA Talumelito yang menelan anggaran kurang lebih Rp 14,35 miliar. Luas TPA tersebut sekitar  1,3 hektar dengan kedalaman 9 meter.

“TPA ini direncanakan untuk pembuangan sampah selama 5 – 6 tahun, tapi kenyataannya hanya bisa digunakan paling lama 2 tahun dan saat ini terindikasi akan segera penuh,” ungkap Erwin.

Seharusnya sampah yang dibuang  kata Erwin sudah berbentuk residu setelah melalui proses pemilahan. Karena jika sampah yang ditimbun di Talumelito masih tercampur, dikhawatirkan usia penampungan yang seharusnya lama akan lebih cepat penuh.

“120 ton per hari seharusnya bisa dikurangi, dengan cara pemilahan sampah dari sumbernya. Sehingga sampah yang masuk ke TPA tinggal sampah residu saja,” tandasnya