oleh

Kabar Baik, Kakao Taluditi Diminati Pasar Internasional

POHUWATO, HARIANPOST.ID- Kanematsu Corporation Jepang melirik hasil produksi kakao Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, untuk dipasarkan hingga ke pasar Internasional. Kakao yang diproduksi oleh petani di Desa Makarti Jaya dan sekitarnya ini dilirik lantaran memiliki ciri khas.

Bahkan Asisten Manager Kanematsu Corporation, Shinzuke Yazaki, melihat langsung perkebunan kakao milik petani Taluditi, Desa Makarti Jaya dengan didampingi Burung Indonesia, Wakil Ketua Komisi II DPRD Pohuwato Abdullah K. Diko, Kepala Baperlitbang Irfan Saleh dan Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi, Kamis, 20 Oktober, 2022.

Yazaki pun terkesimak dan memuji perkebunan kakao milik petani Taluditi yang menurutnya dirawat dan diperlakukan dengan baik. Berbeda dengan perkebunan kakao lainnya yang pernah ia kunjungi di Gorontalo.

Melihat kakao Taluditi tumbuh subur dan berbuah lebat, Yazaki meminta petani kakao Taluditi untuk membagikan pengetahuannya dalam mengolah pertanian kakao kepada petani kakao lain di Provinsi Gorontalo.

Kanematsu Corporatioan pun telah siap memulai project bersama petani kakao Taluditi. Rencananya mulai tahun depan ( 2023) Kanematsu Corporatioan akan memulai memasarkan kakao Taluditi. Seiring hal tersebut, Yazaki menantang petani kakao Taluditi untuk menghasilkan 200 ton pertahun.

“Saya sudah bertemu pembeli, mereka bahkan sanggup membeli 500 sampai 1000 ton pertahun,” ungkap Yazuki kepada petani

Mendengar tantangan yang diberikan Yazaki kepada petani, Anggota DPRD Pohuwato Abdullah K. Diko optimis target 200 ton yang diberikan mampu dipenuhi petani. Apalagi wakil rakyat yang akrab disapa Diko ini tahu betul kuwalitas kakao Taluditi. Sebab sebelum dirinya menjadi wakil rakyat, Diko aktif memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada petani kakao Taluditi bersama Burung Indonesia.

“Kami berharap lewat kerjasama Kanematsu bersama Pemerintah Daerah, maka diharapakan produktifitas kakao di Kabupaten Pohuwato khsusnya di Taluditi, bisa ada peningkatkan,” kata Diko

Dalam kerjasama tersebut kata Diko, hal yang paling penting selain peningkatan produktifitas petani, kapasitas kelembagaan kelompok tani, kepastian harga kakao juga menurut Diko adalah hal yang paling penting.

“Sehingga motivasi petani kita untuk menam kakao bisa lebih baik. Dan tentu praktek pertanian dengan sIstem pertanian berkelanjutan, model agriforestry, integrasi kakao dan peternakan yang ramah lingkungan itu juga akan terus kita dorong,” terang Diko.

Di tempat sama Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi juga menyambut baik rencana kerjasama Kanematsu Corporatian dengan Pemerintah Daerah. Lewat kerjasama ini dirinya berharap petani kembali bergairah menanam kakao.

“Kami Dinas Pertanian siap menyuport dan memfasiltasi apa yang dibutuhkan petani. Kita berharap di tengah turunya harga jagung, kakao ini menjadi alternatif terbaik untuk menggairahkan perekonomian petani,” harap Kamri Alwi. (jid)