oleh

Polres Boalemo Tegaskan Tak Ada Penjemputan Paksa Bagi Petani Sawit

BOALEMO – HARIANPOST.ID – Kapolres Boalemo, melalui Kasat Reskrim Polres Boalemo, IPTU Saiful Kamal S.T.K., M.P., S.I.K., menegaskan bahwa tidak ada penjemputan paksa petani sawit yang terjadi di Desa Pangeya, oleh Polsek Wonosari, pada Jum’at (2/9/22) Kemarin.

“Jadi tidak ada penjemputan paksa. Mereka pun datang karena mau diajak. Dan kami menyesuaikan prosedur saja,” tegas Kasat Reskrim Polres Boalemo, PTU Saiful Kamal S.T.K., M.P., S.I.K.

IPTU Saiful Kamal S.T.K., M.P., S.I.K. menceritakan, bahwa kemarin sudah dilakukan pemanggilan kepada pentani sawit, ke Polres Boalemo, Namun, karena kita pikir panggilan ini jauh, makanya kita inisiatif untuk ke Polsek saja. Maka kita menunggu di Polsek, tidak hadir sampai sore.

“Karena kebetulan ada surat lain yang perlu kita antar ke para petani, sehingga penyidik merasa perlu untuk mendatangi rumah petani. Kita tanya kenapa tidak hadir panggilan, ada yang menghalang-halangi katanya. Terus ditanya, mau datang ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan, dan meraka mau, karena mereka mau, ya diajak ke Polsek,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Boalemo itu, mengatakan pemanggilan kepada petani sawit tersebut, dikarenakan, bahwa saat ini pihaknya lagi menangani persoalan pengrusakan sawit di Kecamatan Wonosari.

“Jadi kami ini lagi menangani kasus pengrusakan sawit antara petani dan perusahaan sawit, kasus ini sudah masuk pada tahap penyidikan. Dan kemarin telah dilakukan panggilan terhadap petani sawit, namun petani yang dipanggil tidak menghadiri panggilan tersebut,” kata IPTU Saiful Kamal S.T.K., M.P., S.I.K.

Dan terkait mobil perusahaan yang digunakan oleh pihaknya dalam melakukan penjemputan, Saiful mengungkapkan bahwa karena perusahaan yang melaporkan, makanya dibantu biar proses penanganan lancar.

“Terkait dengan kendaraan perusahaan. Tujuan dari perusahaan agar proses ini bisa selesai dengan masyarakat. Olehnya perusahaan memberikan bantuan kendaraan untuk menuju lokasi yang medannya agak sulit ditempuh,”pungkasnya.