oleh

Pemkab Boalemo Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan

BOALEMO,HARIANPOST.ID- Pemerintah Daerah Boalemo, menggelar Rapat Koordinasi(Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah(TKPKD) dan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah(RPKD) kemiskinan ekstrem, serta rencana pemetaan program penanggulangan kemiskinan di kabupaten Boalemo.

 Penjabat Bupati Boalemo, Hendriwan, mengatakan, dalam menurunkan angka kemiskinan di kabupaten Boalemo, yang mengalami kenaikan, merupakan masalah yang perlu ditangani melalui lintas sektor.

“Dimana tingkat kemiskinan di kabupaten Boalemo, pada tahun 2022 meningkat sebesar 19 persen dibandingkan di tahun 2021 sebesar 18,57 persen dengan kemiskinan ekstrem sebesar 6,30 persen,” kata Penjabup Boalemo, Hendriwan, saat membuka Rakor TKPKD, di Grand Amalia Hotel, Selasa, (2/8).

Menurutnya, dalam mengatasi masalah kemiskinan di kabupaten Boalemo, diperlukan akses dan peningkatan kualitas pelayanan  dasar penduduk miskin, agar target pencapaian intervensi dan konvergensi program penanggulangan kemiskinan menjadi skala periortias masing-masing OPD.

“ Rakor ini sangat penting, karena kita dapat menyusun secara bersama-sama pelaksanaan program pembangunan kolaboratif dan bersinergi  yang berfokus pada perbaikan akurasi data layanan  baik itu program lintas sektor maupun lintas OPD,”tutur Hendriwan

Lanjutnya, dalam percepatan penurunan angka kemiskinan di kabupaten Boalemo, dapat dilakukan dengan kolaborasi program pemerintah daerah dengan melibatkan pihak swasta.

 “yakni, dengan memperkuat jejaring dunia usaha sebagai mitra usaha bagi penduduk miskin dan penyandang masalaha kesejahteraan sosial lainya,”  ucap Hendriwan.

Hendriwan, berharap, dari hasil Rapat Koordinasi yang prakarsai oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah(BAPPPEDA) Boalemo dapat melahirkan langkah-langkah kongkrit yang menjadi rujukan dalam menuntaskan masalah kemiskinan di kabupaten Boalemo.

“Harapan saya, dalam rakor ini, bisa mendapatkan kesepakatan bersama untuk melaksanakan kegiatan yang sistematis, terencana dan terpadu demi terwujudnya  pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Boalemo,” harap Hendriwan.

Untuk diketahui, rakor tersebut dihadiri, Ketua DPRD Boalemo, Wakil Ketua I DPRD Boalemo, Unit Advokasi Sekretaris Ekesekutif TNP2K Setwapres RI, Kepala BAPPPEDA Provinsi Gorontalo, Kepala BAPPPEDA Kota Gorontalo, Kepala BPS Kabupaten Boalemo, Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kepala OPD, Ketua dan Anggota TKPKD, Para Camat dan Sekretatis desa, Tenaga ahli P3MD, Akademisi, Perbankan.(C.01)